banner 728x250

Penyuluh Pertanian Agar Pahami Program Unggulan Kepala Daerah

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, menegaskan sikap adalah kunci utama dalam mencapai keberhasilan bagi penyuluh dalam membimbing petani untuk meningkatkan produksi dan pendapatannya. Sikap untuk mau belajar, sikap untuk mau bekerja keras dan sikap untuk mau berdisiplin.

Hal ini disampaikan Bupati dalam arahannya pada pertemuan penyuluh Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis 23 Juni 2023, bertempat di Aula Ex BP4K Kabupaten Lima Puluh Kota di Tanjung Pati.

banner 336x280

Pertemuan ini dimaksudkan untuk memberikan penguatan tentang arah dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota serta motivasi kepada penyuluh Pertanian se-kabupaten Lima Puluh Kota.

Dikatakan Safaruddin, memang untuk berhasil dalam sektor pertanian juga diperlukan pengetahuan dan keterampilan, tetapi pengetahuan dan keterampilan tidak akan berhasil jika tidak didukung oleh sikap yang baik atau yang kita kenal dengan attitude. Tugas seorang penyuluh adalah merubah Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap dari petani sehingga dapat meningkatkan produksinya dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian dari petani itu sendiri.

Selain itu juga sebagai forum silaturahmi dengan Bupati. Karena semenjak dilantik bulan Februari yang lalu, Safaruddin Dt Bandaro Rajo belum sempat bertemu secara tatap muka dengan penyuluh pertanian. Sementara untuk berkunjung ke lokasi tugas masing-masing penyuluh, belum memungkinkan, mengingat padatnya agenda tugas sebagai Bupati.

Pertemuan ini juga dihadiri  , pejabat di Polda Sumatera Barat Kompol Russirwan. Disamping bertugas sebagai polisi, Russirwan juga seorang petani yang sukses. Russirwan yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolres Kab. Lima Puluh Kota ini dinilai oleh banyak pihak berhasil mengolah lahan tidur menjadi lahan produktif kebun cabe, kacang panjang, terong dan jagung di Nagari Koto Tangah Batu Hampa. Dalam bertani, Russirwan, tidak khawatir dengan harga hasil pertanian yang anjlok disaat panen raya. Sebab, sejak dini telah disiasati secara bijak. Saat tanam, Russirwan tidak terpengaruh dengan tren harga yang tinggi, seperti umumnya para petani lain. Dimana pada saat harga satu komoditi tinggi, para petani banyak yang menanamnya. Akibatnya, saat panen, harga anjlok. Selain itu, soal pasar, polisi yang masih aktif ini, mempercayakan kepada petani binaannya. Dia meyakini, petani telah memiliki jaringan pasar kuat yang tahu dan menguasai pasar.

Dengan sikap dan kemauan untuk belajar, berusaha dan berdisiplin,  Russirwan membuktikan bahwa siapa saja bisa berusaha dalam sektor pertanian jika mempunyai kemauan.

Memang diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam berusaha, tetapi pengetahuan dan keterampilan saja tidak akan pernah berhasil jika tidak didukung dengan sikap dan kemauan yang baik, sebaliknya kurangnya pengetahuan dan keterampilan dapat diperbaiki dengan kemauan untuk belajar dan berusaha. Hal ini sesuai dengan apa yang disampaikan   Bapak Proklamator Republik Indonesia, Muhammad Hatta : kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun kurang jujur sulit untuk diperbaiki.

Di masing-masing Kecamatan ada kelembagaan dan sarana pendukung penyuluhan yakni Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).  Maka jadikan BPP sebagai kantor untuk petani. Jadikan halaman BPP sebagai demplot percontohan pertanian. Serta, jaga dan selamatkan aset BPP, jika ada serah terima koordinator, serahkan juga aset-asetnya, status tanah, batas-batas dan sertifikatnya, ujar Safaruddin.

Selain iti, penyuluh harus paham tentang visi dan misi kepala daerah, program unggulan kepala daerah. Sektor Pertanian merupakan Program Unggulan kepala Daerah yakni pembukaan jagung seluas 20.000 Ha. Berkaitan dengan Program unggulan Kepala Daerah yang disebutkan tadi, pahami mana bagian dari lahan yang 20.000 Hektar tersebut yang berada di wilayah kerja masing-masing, bagaimana kondisi tanahnya, apa kekurangannya,

Penyuluh juga harus memahami betul tentang hama dan penyakit tanaman. Seperti busuk batang, bulai dan hama lainnya pada tanaman jagung serta bagaimana cara menanggulanginya. “Penyuluh harus pahami itu, karena penyuluh merupakan tempat masyarakat bertanya jika ada kendala dengan tanaman mereka”, tegas Safaruddin Dt Bandaro Rajo. 

Tugas selanjutnya bagi penyuluh adalah bagaimana meningkatkan produksi jagung per hektar atau yang dikenal dengan produktivitas. Kalau tadi sudah disampaikan bahwa untuk meningkatkan produksi jagung dengan membuka lahan 20.000 Hektar atau yang dikenal dengan istilah Ekstensifikasi, maka tugas penyuluh adalah bagaimana meningkatkan produksi pertanian per Hektar. Kalau selama ini 1 Hektar bisa menghasilkan 5-6 ton sekali panen, bagimana ke depannya produksi per herktar bisa meningkat mencapai 7 bahkan 8 ton per Hektar, papar Bupati.

Pada pertemuan ini Safaruddin juga menyerahkan piagam penghargaan kepada    Kompol Russirwan atas dedikasinya dibidang agrobisnis sayuran yang telah menjadi sumber belajar dan motivasi bagi petani di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Safaruddin juga menyerahkan sertifikat kepada 40 orang penyuluh swadaya yang telah dilatih melalui proyek Pengembangan dan Manajemen Irigasi Partisipatif Terintegrasi/IPDMIP Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (Sesvil)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.