banner 728x250

Kota Pariaman Tuan Rumah Konferwil PW Fatayat NU Sumbar

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com — Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU Anggia Erma Rini ini mengatakan bahwa menjadi pengurus Fatayat NU harus dapat memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat di sekitar kita.

“Jadi pengurus itu jangan hanya mementingkan diri sendiri, harus berguna bagi organisasi dan masyarakat, banyak sekali program yang dapat kita kerjakan, bersinergi dengan siapapun. Hal ini sesuai dengan visi misinya dari Fatayat NU,” ujar  Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Fatayat NU (Nahdlatul Ulama), Anggia Erma Rini, saat membuka   Konferensi Wilayah (Konferwil) PW Fatayat NU Sumbar  di Aula Pertemuan Hotel Safari Inn, Pantai Kata, Desa Taluak, Kecamatan Pariaman Selatan, Jum’at (10/12).

banner 336x280

Acara yang dibuka  Walikota Pariaman Genius Umar ini, juga dihadiri oleh Ketua PW Fatayat NU Sumbar, Betri Murdiana, Sekretaris PC NU Kota Pariaman, Idris, Ketua DPC PKB Kota Pariaman, Kardinal Feri, Para Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten/Kota dan undangan yang hadir.

Menurut Anggia Erma perempuan Fatayat NU, harus mampu menghadapi berbagai tantangan perkembangan masa kini. Kuncinya dengan meningkatkan kemampuan adaptasi dan mulai melakukan perubahan dengan kreativitas dan kegigihan, supaya sikap, perilaku, karakter, dan aktivitas kader, relevan dengan perubahan yang terjadi, ulas Anggir yang juga Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.

“Fatayat NU merupakan organisasi Pemudi NU, yang harus berperan dan berkiprah sesuai dengan kedudukanya, dimana tantangan zaman yang semakin kompleks, mengharuskan Fatayat NU menjadi bagian penting dalam setiap perubahan, terutama dalam kiprahnya mewakili kader muda perempuan NU,” tukasnya lebih lanjut.

Dengan adanya Konferwil, kita dapat merejuvenasi, atau meremajakan kembali, bisa juga memulai kembali dari awal, makanya dalam Konferwil ini silahkan kita memilih pengurus, memilih ketua, tetapi juga merumuskan program-program untuk 5 tahun kedepan.

“Konferwil juga harus merumuskan intervensi-intervensi yang terbai untuk masyarakat di Sumatera Barat, apalagi Sumbar terkenal dengan para cendikianya, untuk itu tunjukan bahwa sahabat-sahabat mampu memberikan kontribusi terbaik, jangan setengah-setengah dalam memberikan khidmat, semua potensi terbaik yang kita punya keluarkan, sehingga Fatayat NU Sumbar dapat berlari bersama Fatayat NU lainya yang ada di indonesia,” tutupnya. (J/02)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *