banner 728x250

Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa Provinsi LampungFokus Pada 4 Kabupaten

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Keberadaan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) disemua level mengawal agenda Nasional SDGs mulai dari 1 – 18, dan salah satu konsentrasi Pemerintah Provinsi Lampung adalah dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan desa, dan smart village / desa digital.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung, Dr. Zaidirina Wardoyo, S.E, M.Si disela-sela pembukaan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) program Penguatan Pemerintahan Dan Pembangunan Desa (P3PD) Provinsi Lampung, tahun anggaran 2021, yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa PDTT RI), di Swiss-Belhotel, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa – Jumat, 30 November 2021 – 3 Desember 2021.

banner 336x280

“Dan yang tak kalah penting adalah TPP juga mengawal keberadaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa), Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma), Desa semua yang ada di Provinsi Lampung harus maju, semua proses pembangunan dan pemberdayaan di awali dari Desa,” tambahnya.

“Segala regulasi hukum dari Kemendesa PDTT harus dikuasi oleh TPP, rajin mengupdate diri, selain itu, Desa digital bagian dari mencapai SDGs Desa, desa memanfaatkan fasilitas teknologi, Pemerintah Provinsi Lampung sudah mengawali adanya smart village, sehingga big data ada di Kampung / Desa,” tambahnya.

“Semua Desa / Kampung yang ada di Lampung punya akses untuk fasilitas teknologi informasi, semua bisa diintegrasikan ke kecamatan, dan desa. Contohnya 15 Desember 2021 yang akan datang di launching e-samdes di Kabupaten Lampung Tengah,” tambahnya.

“Demi kemajuan Desa, Desa harus punya akses pro aktif semua sinkronisasi dana yang ada; APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten. TPP kawal dengan aktif keberadaab BUMDesa, tata kelola manajemen, payung hukum, program kerja, dan lain-lain,” tambahnya.

“Peningkatan kapasitas hari ini dan selanjutnya bagian meningkatkan kualitas TPP, menguasai materi, tingkatkan skill komunikasi dengan kepala kampung. TPP mendukung program Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, menciptakan good governance, pertumbuhan ekonomi, dan lain-lain.

Koordinator Provinsi (Korprov) TPP Lampung, Mashuri, S.P, menambahkan, peserta Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) program Penguatan Pemerintahan Dan Pembangunan Desa (P3PD) tahun anggaran 2021, sebanyak 270 orang, dengan pelatih 30 orang. Prioritas lokus utama program Penguatan Pemerintahan Dan Pembangunan Desa (P3PD) ini pada empat Kabupaten, yakni; Tanggamus, Pesawaran, Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang.

(Akhmad Syarief Kurniawan)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *