banner 728x250

Kakanwil Kemenag Sumbar Implementasikan UU Nomor 18 Tahun 2019 Melalui MoU dengan Pemprov Sumbar

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Helmi menerima bantuan secara simbolis untuk Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau dari Wakil Kementerian Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, dalam kegiatan Penyerahan bantuan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren melalui Perkebunan, Tanaman Pangan, Horikultura, Peternakan, Kelautan dan Perikanan di Pondok Pesantren Perkampungan Minangkabau, Dadok Tunggul Hitam, Padang, Senin (29/11/2021).

Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, Gubernur Sumatera barat yang diwakilkan oleh Assisten Dua, Benny Warlis, Walikota Padang, Hendri Septa, Kepala Dinas Pertanian, Syahrial, Dinas, Kementrian Agama Kota Padang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumbar, Syafrizal Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mangateh.

banner 336x280

Helmi mejelaskan, Kementerian Agama diberikan amanah membawahi secara kelembagaan pondok pesantren dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional, bahwa biaya pendidikan bersumber dari dua hal pertama dari pemerintah pusat maupun daerah, dan yang kedua adalah masyarakat baik perorangan atau secara kelompok.

Selama ini pondok pesantren kita ada 256 dan tetap eksis serta dengan lahirnya UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, keberadaan pesantren di Sumatera Barat akan semakin kokoh.

“Kita juga telah melakukan MoU dengan Pemprov Sumatera Barat, ini wujud dari implmentasi dari pasal 46 bahwa pemerintah daerah dan pemerintah pusat wajib mendorong dan memfasilitasi pesantren,” ujar Helmi.

Helmi, mengucapkan terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada yayasan, donatur dan masyarakat yang telah berkontribusi dan mengembangkan pondok pesantren yang ada di Sumatera Barat.

Kakanwil juga berharap dengan adanya MoU ini tentu bantuan ini semoga semakin banyak memberikan manfaat selain memberikan generasi tafakuh fiddin dan bisa survive ditengah kehidupan masyarakat saat ini.

Sementara itu, Harvick menyampaikan sekitar 3 juta petani baru semenjak covid memberikan berkah pada pertanian tapi ini malah musibah pada sektor lain, Covid-19 pada bulan awal 2020 mengakibatkan banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan.

“Selama maret 2020 sampai pertengahan 2021 kita ditimpa musibah pandemi, hampir seluruh program di pertanian sangat sulit diakses masyarakat, tapi kita harus terus bergerak, pangan tidak boleh terhenti,” ujar Harvick

Adanya 3 juta petani baru sebagian dari milenial sebagian dari kolonial memberikan lonjakan pertumbuhan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) hampir menyentuh 3 persen.

“Kalau kita semua bersinergi, meghilangkan dikotonomi eksport-import, dikotonomi sektoral, tentu ini akan membuat kita lebih maju lagi, tidak menutup kemungkinan dengan sesuai harapan kita semua, pangan kita dapat memimpin di pangan dunia,” ujar Harvick.

Pada akhir kegiatan, Wakil Menteri Pertanian memberikan bantuan berupa bantuan benih horikultura senilai 40 juta, 2 Unit Traktor Roda Dua, Sapi dan Bibit tanaman secara simbolis kepada Kakanwil Kemenag Sumatera Barat dan Ketua Yayasan Ponpes Perkampungan Minangkabau.(rido)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *