banner 728x250

Pesan TAM Lampung Reka Putra Kepada Korcam Pendamping Desa se Lampung Tengah

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com –  Dalam menjalankan tugas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa PDTT RI), Tenaga Pendamping Profesional (TPP) disemua level, baik Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD) ketika melakukan asistensi kepada Kampung, fahami secara mendalam isi Keputusan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia No 40 tahun 2021, yang berisi tentang petunjuk teknis pendampingan masyarakat, contohnya, sesuaikan antara Lembar Waktu Kerja dan Daily Report Pendamping,

Hal tersebut disampaikan salah satu Tenaga Ahli Madya Provinsi Lampung, Reka Putra, dalam agenda rapat Koordinator Kecamatan (korcam) PD, di Aula Balai Kampung Sidowaras, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (21/11/2021) lalu.

banner 336x280

“TPP bisa melakukan fasilitasi, asistensi, pengorganisasian kepada pemerintahan desa / kampung, berbasis komunitas, pengelola keuangan desa yang lebih baik, dan fasilitasi akses kebutuhan masyarakat kepada kampung, mengidentifikasi kelompok masyarakat yang potensial, TPP bisa membantu masyarakat, seperti : kelompok tani, UMKM, produk unggulan desa, dan lain-lain,” tambah alumnus UIN Raden Intan Lampung ini.

“Sudah saatnya TPP menciptakan keberhasilan cerita-cerita Desa dengan adanya Dana Desa kepada yang membutuhkan, seperti sumur bor, dan lain-lain, pelayanan dasar sesuai kebutuhan masyarakat, jembatan kepada orang yang membutuhkan, akses sekolah, ekonomi, pertanian, dan lain-lain,” tambahnya.

“TPP harus memulai, dalam proses pemberdayaan masyarakat, diskusi dengan tokoh masyarakat setempat: pemuda, petani, tokoh agama, kelompok usaha, tidak boleh satu pun masyarakat desa/kampung yang tidak terlayani adanya Dana Desa, akses dan dampingi semua lapisan masyarakat : disabilitas, minoritas, inklusi social, selain itu, secara internal, TPP saling mengisi, saling meningkatkan kapasitas, antar Tenaga Ahli (TA), Pendamping Desa (PD), dan Pendamping Lokal Desa (PLD), update tentang regulasi Desa, dan lain-lain“  tutup pengurus PW GP Ansor Provinsi Lampung ini.

Koordinator TPP Kabupaten Lampung Tengah, Nanang Susanto, S.Pd.I, menambahkan Tenaga Pendamping Profesional (TPP)  yang ada di Kabupaten Lampung Tengah terdiri dari ; TA : 6 orang, PD : 64 orang dan PLD : 74 orang, TPP tersebut mendampingi 28 Kecamatan dan 301 Kampung. (Akhmad Syarief Kurniawan)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *