banner 728x250

79 SD/MI di Kota Pariaman Ikuti ANBK

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com—Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk 79 SD/MI se Kota Pariaman dimulai, Senin (15/11) ini. ANBK dilaksanakan oleh murid kelas V (lima) SD/MI. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman Kanderi usai melakukan pemantauan pelaksanaan ANBK dibeberapa SD/MI di kota Pariaman.

“SD/MI se Kota Pariaman mulai melakanakan ANBK. ANBK merupakan salah satu terobosan pemerintah dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap sekolah. ANBK diklaim sangat penting untuk meningkatkan mutu sistem pendidikan di Indonesia. ANBK ini berfungsi untuk pemetaan sekolah dan sangat berpengaruh terhadap penentuan akreditasi sekolah, “ ungkapnya.

banner 336x280

Seperti dijelaskan sebelumnya, Kanderi mengatakan bahwa ANBK adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. ANBK merupakan pengganti dari Ujian Nasional (UN) yang diikuti oleh siswa kelas V (lima) SD/MI se Kota Pariaman.

“Untuk Kota Pariaman pelakanaan ANBK dibagi menjadi 2 (dua) gelombang. Gelombang pertama dilakukan mulai Tanggal 15 s.d 18 November 2021 dan dibagi menjadi 2 shif setiap harinya. Untuk gelombang kedua akan dilaksanakan pada Tanggal 22 s.d 25 November 2021. Gelombang kedua akan dilakukan bagi siswa (i) SD/MI yang gagal dalam melakanakan ANBK pada gelombang pertama, jadi apabila sekolah tersebut berhasil dalam melaksanakan ANBK gelombang pertama, secara otomatis tidak akan mengikuti ANBK gelombang kedua, “ terangnya.

Panduan Operasional Standar (POS) pada penyelenggaraan ANBK, selain siswa kelas V, peserta lain yang mengikuti ANBK adalah siswa SMP kelas 8, siswa SMA kelas 11. Siswa dipilih secara acak atau random di setiap satuan pendidikan dengan metode yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan.

“Ada  dua cara pelaksanaan ANBK yang diterapkan Disdikpora Kota Pariaman. Ada sekolah mandiri dan ada yang melaksanakannya di sekolah lain. Kita memberikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah berhasil melaksanakan ANBK mandiri, karena kita lihat dengan keterbatasan sarana, beberapa sekolah tersebut mampu melaksanakannya secara mandiri. Hal ini juga nantinya akan menjadi catatan khususu Kementerian untuk memberikan bantuak sekolah tersebut, “ tambahnya.

Ia menambahkan sebanyak 15 SDN di Kota Pariaman telah melaksakan secara mandiri dan 2 SDN diantaranya mampu melakanakan mandiri dan bisa menjadi tempat SD/MI lainnya untuk melaksanakan ANBK. Untuk simulasi ANBK, SD/MI se Kota Pariaman secara serentak juga sudah melakasnakannya sebanyak  tiga kali.

Pelaksanaan ANBK juga dibagi menjadi 2 (dua) metode, pertama online dan kedua semi online. Online maksudnya adalah dalam pelaksanaan siswa langsung mengerjakan soal setelah berhasil login, sementara untuk semi online maksudnya soal di download oleh server terlebih dahulu pada paginya, dan server nantinya yang akan membagikan ke klien dan semi online biasanya akan dilakukan bagi sekolah yang memiliki labor komputer.

“Kita berharap kepada pihak sekolah, nantinya akan melakukan ANBK secara mandiri dan tidak ditempat sekolah lain. Tujuannya adalah agar pihak sekolah lebih faham dan mengerti seperti apa proses ANBK tersebut.

Peninjauan pelaksanaan ANBK untuk SD/MI di Kota Pariaman oleh Kanderi juga didampingi oleh Sekretaris Disdikpora Kota Pariaman Hartati Taher dan Kepala Bidang Pendidikan dasar Disdikpora Kota Pariaman Yurnal.(dewi lestari/02)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *