banner 728x250

Konsolidasi Pendampingan Masyarakat Desa Provinsi Lampung dan Membumikan SDGs Desa

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Kegiatan pendampingan merupakan metode pemberdayaan masyarakat, kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk menyediakan sumber daya manusia pendamping dan manajamen dalam perencanaan, pelaksanaan dan pemantauan pembangunan desa dan perdesaan.

Hal tersebut disampaikan Dr. Nanang Somantri, M.Si salah satu pemateri dalam agenda konsolidasi pendampingan masyarakat desa di Provinsi Lampung, kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Tertinggal dan Transmigrasi, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, di Hotel Marcopolo & Convention Hall, Jalan Dr. Susilo No 4, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Kamis – Sabtu, 11-13 November 2021.

banner 336x280

“Pendampingan masyarakat desa diarahkan untuk mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakyat serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program kegiatan, dan pendampingan yang sesuai esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa,” tambahnya.

Koordinator Kabupaten (Korkab) Lampung Tengah, Nanang Susanto, S.Pd.I, disela-sela acara, menyampaikan, materi penting yang saya dapatkan adalah tentang membumikan SDGs Desa. SDGs Desa yang menitik beratkan pada : Pertama, SDGs Desa adalah pembangunan total  atas Desa. Kedua, seluruh aspek pembangunan harus di rasakan manfaatnya oleh warga desa tanpa ada yang terlewat. Ketiga, generasi mendatang tetap menjadi bagian dari pelaksanaan dan pemanfaatan pembangunan,

“Dan keempat, pembangunan desa mengarah pada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan, meliputi; desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa sehat dan sejahtera, pendidikan desa berkualitas, keterlibatan perempuan desa, desa layak air bersih dan sanitasi, desa berenergi bersih dan terbarukan, pertumbuhan ekonomi desa merata, infrastruktur dan inovasi desa sesuai kebutuhan, desa tanpa kesenjangan, kawasan pamukiman desa aman dan nyaman, konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan, desa tanggap perubahan iklim, desa peduli lingkungan laut, desa peduli lingkungan darat, desa damai berkeadilan, kemitraan untuk pembangunan desa dan kelembagaan desa dinamis dan budaya kampung adaptif,” tambah mantan Ketua Umum PMII Cabang Metro ini.

Selain tentang SDGs Desa, materi lain yang disampaikan meliputi; Peran Tenaga Pendamping Profesional dalam percepatan pembangunan sarana, prasarana, dan utilitas permukiman pedesaaan, Sosialiasi kebijakan BPJS ketenagakerjaan Tenaga Pendamping Profesional, kolaborasi Tenaga Pendamping Profesional dengan pemerintah provinsi Lampung dalam pengelolaan Dana Desa.

Kegiatan konsolidasi pendampingan masyarakat desa di Provinsi Lampung tersebut dihadiri; Dinas PMD Provinsi Lampung, koordinator Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Desa, koordinator Pengembangan Sistem dan Model Pemberdayaan Masyarakat, koordinator Pengembangan Sistem Pelayanan dan Model Pemberdayaan Masyarakat,  PPK III, dan staf PPK. 

Juga dihadiri, Tenaga Ahli Madya (TAM) Pengelolaan Pembangunan Partispatif, TAM Pemberdayaan Masyarakat Desa, TAM Infrastruktur Desa, TAM Penanganan Pengaduan dan Masalah, TAM Pengelolaan Keuangan Desa, TAM Pengelolaan Data dan Informasi Pembangunan Desa, Koordinator Kabupaten (Korkab) 13 Kabupaten, perwakilan  Pendamping Desa (PD). (Akhmad Syarief Kurniawan)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *