banner 728x250

MWCNU Lunang Terbentuk, Saatnya Tunjukkan Keberadaan NU pada Masyarakat

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Lunang masa khidmat 2021-2026 terbentuk. Konferensi MWCNU Lunang berlangsung di Madrasah Ibtidaiyah  Al-Maarif Lunang Tiga, Ahad (31/10/2021)  menetapkan K.H. M.Nanang Abdullah, SH sebagai Rais Syuriah, sementara Kiai Masyuri menjadi Katib. Sedangkan terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah H. Ali Muhtarom, S.Pd, Sekretaris Dodi  Asrika, S.Sos,  dan Bendahara Aly Maksum Abdullah, MA.   

Acara dihadiri Sekretaris Caretaker PCNU Kabupaten Pesisir Selatan Eko Wahyudi, M.Pd, Wakil Ketua Subianto dan Suyatmin Widodo, M.TPd. Eko Wahyudi menyebutkan, banyak harapan peserta musyawarah setelah kepengurusan MWCNU Kecamatan Lunang terbentuk. Pengurus MWCNU Kecamatan Lunang untuk segera menyusun program kerja. Program kerjanya,  tidak usah muluk-muluk.

banner 336x280

“Kami harapkan ada kegiatan rutin dengan penyelenggara NU, baik ranting maupun MWC untuk skala lebih besar  tiap tahunnya. Kemudian, shalawatan rutin yang digilir dari ranting satu ke ranting lainya, dalam upaya lebih membumikan shalawat di tengah-tengah masyarakat,” tandas Suyatmin Widodo sembari berharap untuk tetap mengupayakan kegiatan-kegiatan  pembekalan bagi kader dan generasi muda NU.

Selain kaderisasi dilakukan melalui program yang diprakarsai oleh organisasi NU,  mengusulkan untuk memperkuat lembaga pendidikan yang ada di bawah NU. Generasi muda NU,  sudah harus dibekali ajaran ahlussunah wal-jamaah semenjak mereka masih duduk pada madrasah yang ada. Subianto mengingatkan saat ini sudah banyak organisasi dengan aliran-aliran tertentu yang merintis sekolah-sekolah formal untuk menarik simpati masyarakat,  sebagian di antaranya adalah warga nahdliyin. “Oleh karena itu,  upaya efektif yang harus dilakukan ialah mendirikan sekolah-sekolah untuk mendidik anak-anak menjadi  generasi ahlusunnah wal-jamaah an-Nahdliyah yang cerdas, tangguh, dan ulet tidak mudah terpengaruh oleh faham-faham baru yang

Rais Syuriah MWCNU Lunang Nanang Abdullah, SH, juga menyampaikan  selama ini roh dari NU berupa  amalan-amalan berupa shalawatan, mauludan (maulid nabi), yasinan, tahlilan, manaqiban, istighosah, dan ziaran kubur menjadi bagian tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masayakarat di Lunang.

“Sudah saatnya tanpa ragu perlu digelar kegiatan-kegiatan dengan mencantumkan penyelenggara atau pemrakarsa dari NU, baik pada tingkatan MWC maupun ranting.  Rohnya sudah ada, namun badan dzahirnya selama ini belum kelihatan. Badan dzahirnya ini perlu dinampakkan,”  tandas   Nanang Abdullah. (r/02)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *