banner 728x250

ADVETORIAL: Dukung Ketahanan Pangan, Dinas PUPR Padang Pariaman Lakukan Rehabilitasi 1.614 Hektar Jaringan Irigasi

  • Share
banner 468x60

SITINJAUSUMBAR.COM – Ketahanan pangan penting dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air irigasi di Kabupaten Padang Pariaman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bidang Sumber Daya Air melakukan rehabilitasi 1.614 hektar jaringan irigasi. Rehabilitas jaringan irigasi dinilai sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan.

Kepala Dinas PUPR Padang Pariaman Deni Irwan ST, MT melalui Kepala Bidang  Sumber Daya Air Fafdal Andrianos, ST.MPSDA, Senin (11/10/2021) di ruang kerjanya menyebutkan,  salah satu pembiayaan rehabilitasi irigasi tersebut adalah  bersumber dari Dana DAK Bidang irigasi.

banner 336x280

Kepala Bidang  Sumber Daya Air Fafdal Andrianos

Dikatakan Fafdal,  tahun 2021 ini Kabupaten Padang Pariaman mendapat Dana DAK Rp 9,6 Milyar untuk rehabilitasi irigasi sebanyak  empat daerah irigasi (D.I) yang terletak di empat kecamatan. Waktu pekerjaan  

Pertama,  daerah irigasi  bandar Gadang Kalawi dengan luas areal irigasi 300 hektar.  D.I ini terletak di Nagari Kuranji Hulu Kecamatan Sungai Geringging. Kondisi pada daerah irigasi ini sebelum pekerjaan, terlihat bendung rusak berat dan air tidak teraliri sehingga dalam pekerjaan ini dilakukan rehabilitasi bendung dan saluran dengan out come (areal terdampak) 127 hektar.  

Kedua, D.I Sawah Laweh luas areal irigasi 36,47 hektar. D.I ini terletak di Nagari Malai V Suku Kecamatan Batang Gasan. Kondisi pada daerah irigasi ini sebelum pekerjaan, bendung mengalami rusak berat dan air tidak teraliri sehingga dalam pekerjaan ini dilakukakan rehabilitasi bendung dan saluran dengan out come (areal terdampak) seluas 36 hektar.

Ketiga,  D.I Ujung Gunung luas areal irigasi 995 hektar.  D.I ini terletak di Nagari Sungai Sarik Kecamatan VII Koto Sungai Sarik. Kondisi pada daerah irigasi ini sebelum pekerjaan, beberapa lokasi saluran tidak berfungsi maksimal sehingga air tidak mencukupi. Pekerjaan di lokasi ini dilakukan  rehabilitasi saluran dengan out come (areal terdampak) seluas 456 hektar.

Keempat, D.I Anai Sasapan luas areal irigasi 283 hektar. D.I ini terletak di Nagari Guguak Kecamatan 2×11 Kayu Tanam. Kondisi pada daerah irigasi ini sebelum pekerjaan, bendung mengalami rusak dan air tidak teraliri sehingga dalam pekerjaan ini perlu dilakukan rehabilitasi bendung dan saluran dengan out come (areal terdampak) 283 hektar.

Menurut Fafdal Andrianos, diharapkan dengan selesainya pekerjaan rehabilitasi irigasi tersebut dapat lebih meningkatkan luas layanan irigasi yang terjamin pasokan airnya sesuai kebutuhan pertanian. “Pekerjaan rehabilitasi irigasi ini akan mempengaruhi peningkatan Indeks Pertanian (IP) sehingga meningkatkan produktifitas hasil pertanian dan meningkatkan pendapatan masyarakat petani sekaligus membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid – 19,” tutur Fafdal Andrianos.

Ditambahkan Fafdal,  beberapa pekerjaan diantaranya mempunyai nilai tambah lainnya. Seperti  di D.I Bandar Gadang Kalawi, pekerjaan rehab bendung yang kita lakukan pada bersamaan juga dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi areal wisata pemandian.

“Apabila lokasi tersebut dikelola dengan baik oleh nagari akan memberikan tambahan penghasilan dan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar,” kata Fafdal mengakhiri. ***

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *