banner 728x250

Buya Sidi Novi Zulfikar Rais Syuriah, Satrio Budiman Ketua MWCNU Aur Birugo Tigo Baleh

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Buya Sidi Novi Zulfikar terpilih menjadi Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Sedangkan Satrio Budiman juga terpilih menjadi Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB).

Keduanya terpilih secara aklamasi pada Konferensi MWCNU Kecamatan   Aur Birugo Tigo Baleh, Sabtu (2/10/2021) di hotel Campago Bukittinggi. Konferensi MWCNU Kecamatan ABTB dibuka Sekretaris Caretaker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bukittinggi Armaidi Tanjung. Konferensi dipimpinWakil Sekretaris Caretaker PCNU Bukittinggi Agustian Piliang.

banner 336x280

Armaid Tanjung dalam sambutannya menyebutkan, pelaksanaan Konferensi MWCNU yang ramai dihadiri warga nahdiyyin di Kecamatan ABTB ini mudah-mudahan menjadi tonggak sejarah bangkitnya kembali NU di Bukittinggi. Selain dihadiri para ulama, ustadz, buya, juga tokoh masyarakat dan anak-anak muda NU. Ini pertanda NU akan tumbuh berkembang di Bukittinggi,” kata Armaidi Tanjung penulis buku Berkhidmat Untuk NU di Ranah Minang (1994-2014) ini.

Armaidi Tanjung menyebutkan, Caretaker PCNU Kota Bukittinggi berdasarkan SK PBNU Nom 731/A.II.04.d/09/2021 tentang  penunjukkan dan pengesahan caretaker PCNU Kota Bukittinggi tertanggal 2 Safar 1443 H/10 September 2021. Ketua KH S. Suleman Tanjung, S.Ag, M.Pd,   Wakil Ketua H. Syamsurijal, S.Pd, Sekretaris Armaidi Tanjung, S.Sos, M.A, Wakil Sekretaris Agustian Piliang, S.Kom dan anggota Satrio Budiman.

“Tugas caretaker adalah melaksanakan konferensi PCNU Kota Bukittinggi. Namun sebelum pelaksanaan Konferensi PCNU Kota Bukittinggi, harus terlebih dahulu ditetapkan kepengurusan MWCNU di masing-masing kecamatan. Karena kepengurusan MWCNU kurang valid datanya, maka sangat diperlukan dilakukan konferensi MWCNU untuk menetapkan kepengurusannya,” kata Armaidi Tanjung.

Ketua Tanfidziyah MWCNU ABTB terpilih Satrio Budiman menyebutkan, focus kegiatan MWCNU ABTB tentu bagaimana terus melakukan tradisi-tradisi keagamaan yang selama sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat itu sendiri. “Sebelum ini, jamaah Nahdlatul Ulama Bukittinggi secara rutin setiap minggu melakukan pengajian melalui malam lailatul ijma’. Pengajian tersebut dilaksanakan setiap malam Jumat yang lokasi bergilir dari satu tempat jamaah, ke tempat jamaah yang lain,” kata Armaidi menambahkan.

Untuk melengkapi kepengurusan PCNU Bukittinggi, Konferensi MWCNU juga menetapkan tim formatur yang terdiri dari Rasi Syuriah terpilih Buya Sidi Novi Zulfikar, ditambah tiga orang lagi yakni Slamet Pujiyono, Buya Zuardin dan Rusdianto. (02)   

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *