banner 728x250

Bupati Padang Pariaman: Tekan Angka Stunting, Perlu Dukungan Semua Pihak

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengharapkan Padang Pariaman bisa menurunkan angka stunting hingga 7 persen pada tahun 2024 mendatang. Untuk itu, sangat diperlukan kerja sama dan dukungan semua pihak dalam menekan angka stunting yang masih tinggi saat ini.

Harapan itu diungkapkan Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Kamis (30/9/2021) malam di hotel Rocky Padang saat membuka Diseminasi Hasil Surveilans Gizi Dalam Rangka Percepaan Penurunan Stunting di Kabupaten Padang Pariaman. Pembukaan dihadiri Sekretaris Darah Padang pariaman Rudy Repenaldi Rilis, S.STP, MM, kepala OPD, camat, walinagari, pimpinan Puskesmas, Baznas, Forum Kabupaten Sehat dan pejabat lainnya di Pemkab Padang Pariaman.

banner 336x280

Menurut Suhatri Bur, kondisi saat ini di Padang Pariaman angka stunting masih pada posisi 10,55 persen. Sedangkan angka stunting nasional sekitar 27 persen. “Angka stunting Padang Pariaman ini termasuk tinggi sebagai penyumpang angka stunting. Untuk itu, kesamaan pandangan dan tindakan dalam menekankan angka stunting sangat penting dilakukan. Dengan kebersamaan mudah-mudahan dapat mengatasi stunting tersebut,” kata Suhatri Bur mantan Ketua Baznas Padang Pariaman ini.

Suhatri Bur juga menyebutkan, kecamatan Lubuk Alung cukup tinggi angka stuntingnya. Sehingga perlu kerja keras semua pihak terkait. Kepada OPD di lingkungan Pemkab Padang Pariaman jangan lagi ego sektoral dalam menekan angka stunting ini. “Stunting ini juga harus diatasi sejak dini. Bagaimana mengatasinya sejak kehamilan dengan kebutuhan gizi yang cukup. Sehingga tidak hanya masalah gizi buruk setelah bayi lahir, tapi sudah dipantau dan diberi layanan kesehatan sejak dari kehamilan ibunya,” kata Suhatri Bur.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman Drs. Yutiardy Rivai sebelumnya melaporkan kegiatan Diseminasi Hasil Surveilans Gizi Dalam Rangka Percepaan Penurunan Stunting di Kabupaten Padang Pariaman berlangsung hingga Sabtu (2/10/2021) dengan 180 orang peserta. Kegiatan ini merupakan satu dari delapan aksi penurunan angka stunting.  

“Penurunan angka stunting memang tidak bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan jajarannya semata. Penurunan angka stunting sangat dibutuhkan keterlibatan lintas sektoral di jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan berbagai pihak di masyarakat,” kata Yutiardy Rivai. (02)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *