banner 728x250

Sejumlah Korban Investasi Bodong di Agam Diperiksa Polda

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar – Sejumlah korban investasi bodong di Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Sumatra Barat menjalani pemeriksaan polisi. Sejumlah korban diminta datang untuk diminta keterangan sebagai saksi didampingi kuasa hukumnya, M. Nur Idris, dari Kantor Pengacara M. Nur Idris & Associates di Polda Sumbar, Senin (13/9).

Kuasa hukum korban investasi bodong, M. Nur Idris, menyebut, sejumlah korban diminta keterangan sebagai saksi untuk mendukung laporan polisi 28 Agustus 2021 lalu.

banner 336x280

Di hadapan penyidik, korban menyampaikan kronologis proses mulai investasi hingga kerugian yang dialaminya, akibat iming-iming janji manis terlapor berinisial RY dan dua orang pembantunya (siller) berinisial WH dan WR.

“Tadi, kami dampingi terlapor dan korban untuk diperiksa sebagai saksi oleh Penyidik Polda terkait investasi bodong. Namun untuk hasil pemeriksaan dan perkembangan kasus tidak dapat kami sampaikan. Silahkan nanti dikonfirmasikan kepada penyidik Polda Sumbar, “ujar M. Nur Idris, usai mendampingi pelapor di Polda Sumbar.

Mereka yang diperiksa sebagai saksi rata-rata mengalami kerugian dua juta sampai ratusan juta, karena tidak ada lagi diberikan keuntungan bagi hasil termasuk pengembalian modal karena ternyata pengelolaan mukena dan selendang yang diiming-iming dulu itu ternyata fiktif.

“Jadi awalnya ini penawaran investasi mukena dan selendang. Modusnya pengelola menawarkan investasi dengan iming-iming keuntungan 20-40 persen dengan memperlihat photo-photo pengelolaan dan pengiriman mukena ke Malaysia dan toko-toko di pasar Sumbar. Ternyata photo-photo itu adalah diambil dari google yang di screenshot dan photo mukena dari toko-toko lain yang seolah-olah punya pengelola berinisial RY, “jelas M. Nur Idris. (rul)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *