banner 728x250

Pasia Laweh Agam Dianugerahi Sebagai Nagari Konstitusi di Sumatra

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar – Mahkamah Konstitusi (MK) RI menganugerahi Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, sebagai Nagari Konstitusi.

Bahkan, Ketua MK-RI, Anwar Usman, juga dianugerahi gelar sangsako Datuak Rajo Alam Batuah, dari suku Caniago, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

banner 336x280

Sebelumnya, pada tahun 2013 silam, penganugerahan dari MK ini juga telah diberikan kepada Desa Wasur, Merauke, Papua. Kemudian pada tahun 2015 diberikan kepada Desa Galesong, Sulsel, pada tahun 2018 kepada Desa Bangbang, Bangli, Provinsi Bali, dan pada tahun 2021 ini dianugerahi kepada Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Agam, Sumbar.

Panganugerahan Nagari Konstitusi, Sabtu (28/8/21) itu, dihadiri oleh Bupati Agam, Andri Warman, Wali Nagari Pasia Laweh, dihadiri Ketua MK-RI Anwar Usman, beserta jajaran, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Abdul Halim Iskandar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya Bakar, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Mendagri yang diwakili Staf Ahli Ekonomi RI, Hamdan, Rektor Unand Padang dan lainnya.

Prosesi penganugeran yang berlangsung di Aula Pesantren Darul  Ulum Al- Falah Nagari Pasia Laweh, Agam, tersebut, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, mengatakan, nagari  adalah merupakan garda terdepan di Sumbar, karena nagari dan segenap masyarakat memiliki potensi modal, sosial, budaya dan kekayaan alam yang mempunyai nilai tinggi, sehingga menjadi kekuatan dalam pembangunan masyarakat Sumatera Barat.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman, mengatakan, dengan terpilihnya Nagari Pasia laweh merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan, dengan begitu kenagarian Pasia Laweh bisa dikenal secara nasional.

“Kita menginginkan berupa bantuan dari pemerintah pusat, apalagi anggota DPRI utusan Sumatera Barat bisa mengucurkan dana ke kabupaten Agam, sebab mengandalkan dana dari APBD Agam sangat susah terealisasi, dampak Covid-19 sangat terasa misalnya recofusing atau pemangkasan anggaran,”kata Andri Warman.

Pada helatan itu digelar berbagai momen, seperti Penanda tanganan prasasti konstitusi dan penyerahan piagan nagari konstitusi oleh Ketua MK RI Anwar Usman,SH,MH yang mendapat gelar adat Dt.Rajo Alam Batuah.

Sekaitan itu, Wali Nagari Pasia Laweh, Zul Arfin, menyebutkan, Ninik Mamak  di nagari itu sepakat memberi gelar Datuak kepada Ketua MK-RI dengan melalui proses yang panjang bersama musyawarah dan mufakat dengan kepala kaum suku Chaniago dan Lembaga Kerapatan Adat Nagari (LKAN).

“Kami sangat bersyukur atas terselenggaranya pengukuhan Nagari Pasia Laweh, sebagai Nagari Konstitusi. Upaya itu telah dilakukan sebelumnya, misalnya menjadi Nagari Tageh (kuat), “sebut Zul Arfin. (*/nas)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *