banner 728x250

Rahmat: Ansor Sumbar Harus Jadi Terdepan Lawan Hoaks Yang Menyesatkan

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Kader Ansor di Sumatera Barat harus menjadi garda terdepan melawan hoaks yang menyesatkan terkait penyebaran dan penangganan pandemi covid-19 yang melanda negeri ini. Jangan sampai  kader Ansor terpengaruh dan menyebarkan hoaks yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu.

Demikian diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Sumatera Barat Rahmat Tuanku Sulaiman, Minggu (22/8/2021) saat menutup pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Terpadu Dasar (DTD) Ansor-Banser yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Sijunjung di jorong Kamang Madani, Nagari Kamang Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung.

banner 336x280

Rahmat mengaku prihatin, di tengah jatuh korban akibat pandemi covid-19 ini, masih saja banyak pihak menyebarkan hoaks ketidakpercayaan terhadap covid-19. Sehingga sebagian masyarakat sangat percaya dengan informasi hoaks yang menyebar di berbagai media sosial. Akibatnya apa pun kebijakan yang dilakukan pemerintah terkait pandemi covid-19 ditolak. Bahkan ada yang mencimeehkan tentang keberadaan covid-19. “Mereka tidak percaya terhadap covid-19, lalu tidak patuh terhadap protokol kesehatan dan menolak untuk divaksinasi,” kata Rahmat doktor lulusan Universitas Bengkulu ini.

Rahmat minta dengan tegas agar setiap kader Ansor di Sumatera Barat jangan sampai lengah terhadap protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk menekan lajunya kasus covid-19 tersebut. “Saya berharap setiap kegiatan yang dilakukan di luar rumah selalu memakai masker. Mudah-mudahan dengan kepatuhan protokol kesehatan bisa terhindar dari covid-19 tersebut,” harap Rahmat yang juga Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman ini.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sijunjung Zurijal menyebutkan, pelaksanaan DTD ke-VI berlangsung dengan protokol kesehatan. Semua yang peserta,  panitia dan instruktur wajib memakai masker. Selain disediakan tempat cuci tangan yang memudahkan peserta di lokasi DTD. “DTD berlangsung sejak Jumat (20/8) hingga Minggu (22/8). Peserta sebanyak 50 orang sesuai maksimal protokol kesehatan yang diizinkan yang berasal dari Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Padang Pariaman dan Damasraya,” tutur Zurijal.

Dikatakan Zurijal, tampil sebagai instruktur DTD yang ke-VI ini selain  Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat Tuanku Sulaiman, Instruktur nasional Armaidi Tanjung, sejumlah instruktur PW Ansor Sumbar, juga turut memberikan materi Ketua Bidang Pengkaderan Pimpinan Pusat GP Ansor Ruchman Basori dan Sekretaris Jenderal PP GP Ansor Abdul Rahmat Adung melalui zoom meting.

“Kehadiran Sekjen Ansor dan Ketua Bidang Pengkaderan tersebut pertama kali di acara pelatihan kader PC GP Ansor Sijunjung. Semua peserta tampak puas dan semakin bersemangat untuk berkhidmat di Ansor ke depannya,” tambah Zurijal mengakhiri. (02)

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *