banner 728x250

Sukseskan Kepmendesa PDTT No. 40/2021, TAPM Lampung Tengah Gelar Rakor Terbatas

  • Share
banner 468x60

Sitinjausumbar.com – Dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, jajaran keluarga besar Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Terbatas bersama koordinator Kecamatan Pendamping Desa se Kabupaten Lampung Tengah, di Kampung Terbanggi Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, Selasa, (10/8/2021), siang.

Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Lampung Tengah, Nanang Susanto, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan, agenda ini rakor terbatas ini digelar dalam rangka bagian mensukseskan amanat Gus Dr. Abdul Halim Iskandar, selaku Menteri Desa PDTT RI yang tertuang dalam Kepmendesa PDTT No 40 Tahun 2021.

banner 336x280

“Hari ini secara teknis kita bahas berkenaan dengan Contract Change Order (adendum) terhadap kontrak tenaga pendamping profesional khususnya di wilayah kerja PPK III Regional 2 Sumatera. Mari kita sukseskan Kepmendesa  PDTT No 40 Tahun 2021 di Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung ini,” tambah mahasiswa Pascasarjana IAIM NU Kota Metro ini.

“Kepmendesa  PDTT No 40 Tahun 2021 mengamanatkan kepada kita Tenaga Pendamping Profesional (TPP) tentang cara pendampingan masyarakat, melalui proses tahapan; asistensi, pengorganiasisan, pengarahan, dan fasilitasi Desa,” tambah mantan Ketua Umum PC PMII Kota Metro ini.

Koordinator Tenaga Ahli Kabupaten Lampung Tengah, Nanang Susanto, S.Pd.I, juga berpesan agar TPP, baik Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa se Kabupaten Lampung Tengah tanpa bosan dan ragu, ketika berkunjung ke Desa/Kampung selalu mengingatkan Kepala Kampung dan aparatur Kampung dan stakeholder Kampung tentang Prioritas Penggunaaan Dana Desa Tahun 2021 yang tertuang dalam Permendesa PDTT No 13 Tahun 2020.

Pertama, pemulihan ekonomi Nasional sesuai kewenangan desa. Hal ini diwujudkan dengan; pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDESA dan BUMDES Bersama, penyediaan listrik desa dan pengembangan usaha ekonomi kreatif.

Kedua, program prioritas Nasional sesuai kewenangan Desa. Hal ini diwujudkan dengan; pendataan Desa, pemetaan potensi dan sumber daya Desa, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi Desa, pengembangan Desa wisata, penguatan ketahanan pangan, pencegahan stunting di Desa, dan pengembangan Desa inklusif.

Ketiga, adaptasi kebiasaan baru Desa, hal ini diwujudkan dengan Desa Aman Covid-19.

Sebagaimana kita mafhumi bersama, bahwa secara geografis, antropologis, dan sosiologis, Provinsi Lampung terdiri dari 15 Kabupaten / Kota.

Kabupaten Lampung Tengah terdiri dari 28 Kecamatan, 301 Kampung / desa dan 10 kelurahan.

(Akhmad Syarief Kurniawan).

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *