banner 728x250

Dampak Pandemi Terhadap Peserta Didik

  • Share
banner 468x60

Oleh: Edriagus Saputra, S.Th.I.,M.Ag (Dosen IAI Sumbar)

Pandemic pada Negara ibu Partiwi ini masih bergejolak, setiap pihak pemerintahan, kesehatan, ekonomi, Agama, Pendidikan dan lainnya, semuanya berusaha dalam mengatasi ganasnya wabah covid-19 yang terjadi saat ini. Virud Covid-19 yang bermula dari wuhan ini telah sanagt banyak mengganggu sector pemerintahan maupun swasta. Salah satu sector yang sangat berdampak, yaitu Pendidikan. Pendidikan merupakan suatu hal kebutuhan bagi setiap manusia agar terhindar dari kebodohan, selain itu pendidikan juga memberikan pengaruh yang sangar besar terhadap keberlangsungan hidup manusia, karena dengan memiliki pendidikan yang bagus dan berwawasan luas serta skill yang mumpuni dibidangnya, maka semua itu akan mengantarkan kepada kebaikan di masa depannya. Hal tersebut telah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadisnya, yaitu

banner 336x280

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَ الأَخِرَةَ فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ, وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ بِالْعِلْمِ
Artinya: “Siap yang ingin kebahagiaan dunia, maka dengan ilmu. Siapa yang ingin kebahagiaan akhirat, maka dengan ilmu dan siapa yang ingin kebahagiaan dunia dan akhirat, maka dengan ilmu.”

Dalam Al-Qur’an pada surat Al-Mujadillah : 11 dijelaskan oleh Ibnu Abbas, ia berkata:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ قَالَ يَرْفَعُ اللَّهُ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا بِدَرَجَاتٍ (Allah meninggikan orang-orang yang beriman dari kamu sekalian, dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. al-mujadalah:11); dia berkata maksudnya adalah “Allah meninggikan orang-orang yang diberi ilmu atas orang-orang yang beriman beberapa derajat”. (HR. Darimi) No. 356.

            Pada penjelasan diatas dapat diambil pelajarannya, bahwa kehidupan yang dijalani membutuhkan ilmu untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut. Oleh karena itu, sector pendidikan adalah hal yang sangat berarti dalam kehidupan manusia, akan tetapi, akibat dari virus covid-19 yang menyerang dunia pendidikan saat ini, sehingga banyak kekurangan yang didapatkan oleh peserta didik dalam menggali ilmu dari para gurunya, diantaranya:

  1. Kurangnya perhatian guru

Jika dirujuk kembali dimasa sebelum pandemic covid-19 terjadi, maka pendidikan generasi muda bangsa Indonesia sangat bagus dan perhatian penuh dari para gurunya, seperti selalu mendapatkan kata-kata motivasi (support education), selalu diingatkan dalam pembelajaran dan tugas, selalu diberikan keilmuan dalam amal dan kebajikan dan lain-lainnya. Tetapi setelah pandemic melanda dan merajalela dinegara kepulauan terbesar luas ini, sehingga para guru hanya bisa dalam bentuk pentransferan ilmu saja dan pendidikan serta ketauladan sangat kurang sekali. Karena penyampaian materi hanya dilakukan melalui applikasi online, seperti Zoom Meeting Cloud, Google Metting, Video, Whatsapp dan sebagainya, selain itu keterbatasan guru dalam memberikan pelajaran serta nasehat juga kurang dan kesulitan.

  • Kurangnya tauladan guru

Ketauladanan merupakan hal yang sangat penting dalam pendidikan, kerana dalam pendidikan itu tidak hanya dalam bentuk pentransferan materi saja, namun bagaimana seorang guru bisa mendidik, membimbing dan membina peserta didiknya agar menjadi orang yang berguna bagu nusa bangsa ini. Maka ilmu yang diberikan tanpa ketauladan, ibaratkan orang belajar tanpa guru (Autodidak), walaupun Ilmu pada buku itu banyak, namun jika tidak ada seseorang yang memberikan contoh yang baik, maka ilmu itu tidak dapat diamalkan secara baik pula. Akan tetapi dimasa pandemic ini, para guru telah berjuang keras dan membuat ide se-kreatif mungkin, agar peserta didiknya dapat memahami apa yang disampaikan oleh gurunya. Guru adalah tauladan bagi peserta didiknya, sebagaimana Rasulullah SAW telah memberikan contoh kepada para guru dalam mengajarkan para pencari ilmu, salah satunya dengan memberikan tauladan dan contoh yang baik, sebagaimana Allah juga telah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa Rasulullah itu adalah suri tauladan yang baik bagi umatnya, yaitu

لَقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِىۡ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنۡ كَانَ يَرۡجُوا اللّٰهَ وَالۡيَوۡمَ الۡاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيۡرًا

Artinya: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (Q.S Al-Ahzab: 21)

  • Bahayanya media pembelajaran

Media pembelajaran merupakan sesuatu hal yang digunakan dalam menyampaikan materi sehingga para peserta didiknya dapat memahami materi tersebut. Selama ini media yang digunakan oleh para guru disekolah, yaitu alat yang dibuat langsung oleh guru bersangkutan tanpa ada memberikan dampak buruk pada siswanya. Namun pada masa pandemic ini, setelah pemerintah mengeluarkan surat edaran, bahwa peserta didik belajar dirumah dengan menggunakan media online/daring (Dalam Jaringan), sehingga para orang tua menyediakan seperti gedjet/android dalam proses pembelajaran dirumah secara online. Tetapi hal ini akan berdampak fatal bagi seorang anak, jika tidak diberikan pantauan yang ekstra dari orang tua dan keluarganya. Karena media yang disediakan bukan hanya memiliki fitur dalam pembelajaran saja, akan tetapi hal lain dapat dilakukan oleh para peserta didik, seperti game online, tontonan yang tidak selayaknya dan sebagainya. hal itu yang akan memberikan dampak negative pada peserta didikan dalam melaksanakan proses pembelajaran secara daring. Oleh karena itu, orang tua tidak hanya memberikan media pembelajaran saja pada anaknya, namun juga harus diawas serta dipantau dengan baik, jika ingin terhindar dari dampak negative tersebut.

Semoga wabah ini cepat berlalu dan dapat beraktifitas seperti biasanya, maka yang harus dilakukan saat ini tetap menjaga keimanan, ketaqwaan dan kebersihan diri, sehingga dapat terhindar dari bahaya dan ganasnya covid-19 saat ini. Selain itu, tetap jaga protocol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker, menjaga jarak,menjauhi diri dari kerumunan, banyak menkonsumsi makanan yang sehat, bergizi serta memiliki protein yang bagus untuk tubuh, sehingga tubuh dapat melawan bahaya dari virus tersebut.***

banner 336x280
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *